VicksWeb Indonesia

Selamat Datang di VicksWeb™

Kami punya 22 tamu online
Flag Counter

© 2016 VicksWeb Inc.

Tentang | Privasi | Bantuan | Syarat | Umpan Balik | Keamanan | Jasa

Bahtiar Effendy akan Dimakamkan di Depok Setelah Zuhur
Sumber:  Merdeka
Kamis, 21 November 2019 08:47

Kabar duka tersebut, dia mengungkapkan, diterima dari putri Bahtiar Effendy, Atia Ajani. Ketua PP Muhammadiyah itu meninggal dunia pada sekitar pukul 00.00 dini hari pada 21 November 2019.

ColorOS 7 Besutan Oppo Akhirnya Dirilis
Sumber:  Viva
Kamis, 21 November 2019 08:46

Pada ColorOS 7 beberapa mode ditambahkan seperti fokus, nyetir, tidur.

KABAR EMITEN 21 NOVEMBER: WSBP Bidik Rp11,9 Triliun, PBID Alokasikan Capex Rp100 Miliar
Sumber:  Bisnis Indonesia
Kamis, 21 November 2019 08:46

Berita mengenai target kontrak baru PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) dan alokasi belanja modal PT Panca Budi Idaman Tbk. (PBID) menjadi topik halaman market dan korporasi edisi harian Bisnis Indonesia, Kamis (21/11/2019).

Ini Dia Pemenang Penarikan Undian Tabungan Bank Bengkulu
Sumber:  Bengkulu Ekspress
Kamis, 21 November 2019 08:45

Melta/BE
PEMENANG: Gubernur Bengkulu, Komisaris dan Dirut Bank Bengkulu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Bengkulu dan Para saksi undian dari Kepolisian foto bersama pemenang Grand Prize 1 unit mobil Toyota Fortuner yang diwakilkan.

BENGKULU,Bengkulu Ekspress – Bank Bengkulu secara resmi merilis daftar nama pemenang Undian Tabungan Bank Bengkulu (Tabot, Simpeda, Tapeda) Periode 1 November 2018 – 31 Oktober 2019. Daftar pemenang ini telah disahkan dan ditetapkan oleh Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi, Polda Bengkulu, Notaris dan Bank Bengkulu (grafis pemenang di halaman sambungan). Kepada para pemenang yang telah disahkan dan ditetapkan dapat menghubungi kantor cabang terdekat atau kantor pusat Bank Bengkulu, untuk melengkapi syarat dan ketentuan pengambilan hadiah.

Sebelumnya, penarikan undian sudah berlangsung pada Sabtu (16/11) lalu, di halaman parkir Bencoolen Mall (BenMall) Kota Bengkulu. Program Undian Tabungan Berhadiah ini merupakan bentuk apresiasi kepada nasabah, yang terus mempercayakan transaksi keuangannya kepada Bank Bengkulu. Sekaligus dalam rangka tujuan literasi keuangan untuk mengajak masyakat Bengkulu gemar menabung agar dapat memenuhi kebutuhan ekonomi yang lebih baik.

Penarikan undian dilakukan secara terbuka. Disaksikan langsung oleh notaris, para saksi dari kepolisian dan Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu, panitia, para pemegang saham mitra dan nasabah Bank Bengkulu. Penarikan undian juga telah dilakukan sesuai dengan izin Surat Kementerian Sosial RI Nomor : 715/HUK-UND/2019 tanggal 28 Juni 2019 tentang Pemberian Izin Penyelenggaraan Undian Gratis Berhadiah Kepada PT. Bank Pembangunan Daerah Bengkulu di Bengkulu.

Jumlah Nomor poin yang tersalur atau yang diikutsertakan dalam Undian tabungan Bank Bengkulu periode November 2018 – 31 Oktober 2019 sebanyak 124.884.772 poin. Dimulai dengan nomor 0000000001 sampai dengan 0124884772, dengan jumlah rekening tabungan sebanyak 134.882 rekening. Dalam program undian tabungan ini, nasabah mendapatkan Hadiah Grand Prize berupa 1 unit mobil Toyota Fortuner Type G-MT. Setiap kantor Cabang Bank Bengkulu juga mendapatkan hadiah yang terdiri dari hadiah utama 10 unit Honda Brio Satya Tipe S MT.

Lalu ada hadiah hiburan 10 unit Honda Scoopy, 10 unit TV Sharp 50 inci, 10 gram logam mulia masing-masing untuk 10 pemenang, 10 paket wisata ke Malaysia/Singapura, 10 paket umroh untuk berdua. Adapun total nilai hadiah tersebut sebesar Rp. 3.130.200.000. Yang mana pajak undian sebesar 25 persen untuk hadiah Grand Prize, hadiah utama dan hadiah hiburan berupa unit mobil dan motor ditanggung oleh pemenang. Sedangkan Pajak undian sebesar 25 persen untuk hadiah hiburan lainnya akan menjadi tanggung jawab PT. Bank Bengkulu.

Direktur Utama Bank Bengkulu, H. Agusalim, menyampaikan, bahwa program undian tabungan berhadiah ini sebagai bentuk apresiasi Bank Bengkulu kepada para nasabah setianya. Selain itu juga sebagai bentuk pengabdian kepada Bengkulu, dengan memberikan hiburan bagi masyarakat Bengkulu khususnya nasabah Bank Bengkulu.

“Penarikan undian berhadiah Bank Bengkulu ini dilaksanakan sekaligus untuk menyambut momentum kemeriahan hari jadi Provinsi Bengkulu ke-51. Harapannya Bank Bengkulu bisa terus memberikan kontribusi lebih kepada daerah dan masyarakat Bengkulu dan selalu siap tetap semangat bangun bengkulu,� kata Agusalim.

Bank Bengkulu mengucapkan selamat kepada para nasabah yang beruntung memenangkan undian. Sementara bagi nasabah yang belum beruntung, kiranya tetap setia untuk menjadi nasabah Bank Bengkulu. Karena Bank Bengkulu akan terus memberikan Program Berhadiah dimasa yang akan datang sebagai apresiasi kepada nasabah.

Sementara itu, dalam sambutannya Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah mengatakan bahwa Bank Bengkulu merupakan salah satu pondasi untuk membangun Bengkulu. Dengan adanya pengundian berhadiah ini, diharapkan kontribusi Bank Bengkulu untuk membangun daerah semakin kuat. “Sesuai dengan tema HUT ke 51 Provinsi Bengkulu, Gubernur Bengkulu mengajak untuk tetap Semangat Bangun Bengkulu. Dengan memiliki semangat membangun Bengkulu maka diharapkan bisa membuat Bengkulu semakin maju dan sejahtera,� ungkap Rohidin.(rls)

The post Ini Dia Pemenang Penarikan Undian Tabungan Bank Bengkulu appeared first on Terkini!.


5 Komisioner KPU Batam Dipecat
Sumber:  Batam Pos
Kamis, 21 November 2019 08:44

batampos.co.id – Lima komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam dipe-cat. Pemecatan berdasarkan hasil keputusan sidang Dewan Ke­hor­ma­tan Penyeleng­gara Pemilu (DKPP) terkait dugaan pelanggaran kode etik dan perilaku sebagai penye­lenggara pemilu.

Kelima komisioner tersebut masing-masing Syahrul selaku Ketua KPU Batam be­serta empat ang­gotanya, yakni Zaki Setiawan, Sudarmadi, Muhammad Sidik, dan Mulyadi.

Terkait kabar pemecatan semua komisioner KPU Batam, salah satu komisioner KPU Batam, Zaki Setiawan, membenarkannya.

“Dari hasil persidangan yang kami pantau, itu putusannya final dan mengikat. Kami tetap hormati keputusan itu apapun hasilnya. Kami belum dapat salinan putusan, baru sebatas informasi dari rekan-rekan saja,” ujarnya.

Anggota KPU Batam lainnya, Sudarmadi, juga mengaku menerima putusan DKPP ini. Setelah berjuang dan melalui proses persidangan, hasilnya ia dan keempat komisioner lainnya dinyatakan bersalah dan diberhentikan.

“Saya dan Pak Ketua baru tiba di Bali. Sedangkan anggota lainnya juga berada di Jakarta. Jadi, informasinya memang sudah kami terima. Tentu apapun itu harus kami terima,” kata dia melalui sambungan telepon, Rabu (20/11) sore.

Sudarmadi mengatakan, semua anggota telah menerima informasi putusan ini. Menurutnya, jika memang ada pergantian tentu ada proses nantinya. Karena masih dalam perjalanan dinas, ia mengaku belum sempat membahas putusan DKPP ini.

“Entah di mana akan kami bahas. Kalau sekarang kami fokus dulu ke tugas. Nanti kan ada prosesnya itu kalau memang sudah tidak diberikan wewenang mengemban tugas lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua KPU Batam, Syahrul Huda, beberapa waktu lalu mengaku pasrah dengan hasil putusan DKPP. Menurutnya, ia bersama komisioner lainnya sudah menjelaskan dan memberikan bukti sebaik mungkin.

“Ini kan amanah. Kalau memang kami berlima harus diberhentikan tentu kami terima. Saya dari awal sudah bilang kalau apapun itu akan bertanggung jawab atas jabatan yang diberikan,” jelasnya.

Pleno KPU Kota Batam beberapa waktu lalu.. Foto: Dalil Harahap/ batampos.co.id

Sementara saat dikonfirmasi melalui pesan di WhatsApp, salah satu anggota DKPP Provinsi Kepri, Rosnawati, menegaskan bahwa terkait putusan hasil sidang DKPP pihaknya belum mendapat salinan putusannya.

“Yang berhak memutuskan hanyalah DKPP. Sehingga isu yang berkembang semua komisioner KPU Batam diberhentikan. Saya coba dulu konfirmasi apa sudah selesai pembacaan putusannya atau belum,” ujarnya dalam pesan singkatnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulaian Riau (Kepri), Sriwati, mengatakan, terkait nasib lima komisioner KPU Batam, pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari KPU Pusat. Menurut Sriwati, dalam perkara ini pihaknya juga sebagai tergugat. Sehingga wajib hadir sebagai turut tergugat pada sidang yang digelar oleh DKPP.

“Pada posisi ini, kami juga sebagai teradu. Namun yang pasti, sesuai dengan Undang-Undang Pemilihan Umum (Pemilu), KPU kabupaten/kota dilantik dan diberhentikan oleh KPU Pusat,” ujar Sriwati, tadi malam.

Menurut Sriwati, pihaknya menghormati keputusan sidang, tentu hasil tersebut menjadi pertimbangan mutlak bagi KPU dalam membuat kebijakan. Ditanya mengenai mekansime penggantian lima komisioner yang diberhetikan, Sriwati menegaskan, kewenangan tersebut merupakan ranahnya KPU Pusat. Karena hal ini, KPU Provinsi Kepri tidak memiliki kekuasaan untuk memberhentikan komisioner KPU kabupaten/kota.

“Sekarang KPU RI sedang melakukan rapat menyikapi hal ini. Jadi, kami juga sedang menunggu keputusan resmi atau surat resmi dari KPU. Sebelum ada keputusan tersebut kami tidak mau berandai-andai,” jelas Sriwati.

Untuk informasi, sebagaimana dimuat website DKPP RI, pemecatan kelima komisioner KPU Batam ini berawal dari gugatan caleg Partai Amanat Nasional (PAN) untuk DPRD Kepri dari dapil Kepri 4, Syamsuri. Ia mengadukan komisioner KPU Batam ke Dewan Ke­hor­ma­tan Penyeleng­gara Pemilu (DKPP) karena merasa perolehan suaranya dikurangi.

Saat pleno perolehan suara tingkat KPU Kota Batam, Syam-suri memperoleh 4.119 suara. Namun saat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat provinsi, suaranya berkurang menjadi 4.106 atau berkurang 13 suara.

Selain menggugat kelima komisioner KPU Batam, Syam-suri juga menggugat lima komisioner KPU Provinsi Kepri. Yakni atas nama Sriwati, Arison, Widiono Agung, Priyo Handoko, dan Parlingdungan Sihombing.

Sementara menurut Anggota Bawaslu Provinsi Kepri, Said Abdullah Dahlawi, yang sebenarnya terjadi adalah, kasus ini berawal dari keberatan caleg DPRD Provinsi Kepri, Nur Syafriadi, yang merasa suaranya berkurang. Nur menyebut mendapat total suara 4.119. Namun, Nur menyebut 13 suara di salah satu TPS di Batam hilang saat pleno di tingkat KPU Batam.

Tiga belas suara yang hilang itu diduga berpindah ke perolehan suara Syamsuri. Sehingga perolehan suara Syam-suri yang sebenarnya hanya 4.106 suara bertambah menjadi 4.119 suara yang kemudian ditetapkan KPU Kota Batam pada rapat pleno perolehan suara tingkat Kota Batam.

“Karena protes saksi ini, maka dimuat keberatan saksi itu di form B2, karena ada perpindahan suara Nur Syafriadi 13 suara ke Syamsuri,” ujar Said, tadi malam.

Saat pleno rekapitulasi perolehan suara di KPU Provinsi Kepri, perolehan suara Syamsuri dikembalikan menjadi 4.106 suara. Tambahan 13 suara itu dikembalikan ke suara Nur Syafriadi. Akibatnya, perolehan suara Syamsuri kalah dari Yudi Kurnain, sehingga Yudi lah yang kemudian terpilih menjadi anggota DPRD Kepri dari Dapil 4. Syamsuri tersisih, begitupun Nur Syafriadi, meski suaranya 13 tadi telah dikembalikan.

“Sepanjang yang kami ikuti perkembangan kasusnya, KPU Kepri sudah benar mengembalikan suara Nur Syafriadi setelah melalui rekapitulasi berjenjang dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota hingga tingkat provinsi. Makanya mereka bebas dan namanya direhabilitasi,” ujar Said.

Justru komisioner KPU Batam saat pembuktian perolehan suara di KPU Provinsi, data KPU Provinsi Kepri, para saksi, dan Bawaslu Kepri, sama. Sementara KPU Batam tak bisa membuktikan kalau perolehan suara Syamsuri itu benar 4.119 suara.

“Kan diadu dokumennya. Data KPU provinsi, para saksi, dan bawaslu sama, sementara KPU Batam tak bisa membuktikan,” ungkapnya. (gas/nur/yui)

Artikel 5 Komisioner KPU Batam Dipecat pertama kali tayang di batampos.co.id.


FHI Tuding Kemenpan RB dan BKN Beri Informasi Salah kepada Jokowi
Sumber:  Fajar Online
Kamis, 21 November 2019 08:44

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Dewan Pembina Forum Honorer Indonesia (FHI) Hasbi menduga, lambatnya penyelesaian masalah honorer, terutama honorer K2, salah satunya karena Presiden Joko Widodo menerima informasi salah dari para pembantunya.

Para pembantunya yang merupakan pejabat di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN), menurut Hasbi, menyodorkan informasi yang tidak sesuai fakta.

“Yang kami tahu, para pejabat Kemenpan RB dan BKN berusaha agar honorer dihilangkan dari sistem birokrasi dengan alasan kompetensinya rendah. Yang jadi pertanyaan kenapa baru sekarang mau dimatikan?, Kenapa enggak dari dulu saja?,” kata Hasbi kepada JPNN.com (grup fajar.co.id), Kamis (21/11).

FHI, lanjutnya, mendukung program Jokowi – Mar’uf terkait reformasi birokrasi dan peningkatan SDM. Oleh karena itu FHI meminta pemerintah untuk meningkatkan SDM tenaga honorer melalui program pembinaan dan pelatihan.

“FHI meminta presiden menertibkan beberapa pejabat BKN dan KemenPAN-RB yang sering membuat noise, menimbulkan kegaduhan dengan pernyataan kompetensi honorer rendah. Ini sangat melukai hati dan perasaan seluruh tenaga honorer di tengah loyalitas dan pengabdian mereka pada negara. Padahal fakta di lapangan tenaga honorer sebagian besar merupakan tenaga inti dalam pelayanan publik dan operator di berbagai instansi pemerintah daerah maupun pusat,” bebernya

Hasbi juga meminta pemerintah untuk segera menyelesaikan permasalahan PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) yang telah lulus tes tahap I 2019. Sehingga ada kejelasan status, kesejahteraan dan kejelasan hukum.

FHI juga mendesak pemerintah dalam rekrutmen PPPK, pos penggajian dialokasikan anggarannya dari APBN. Bukan dibebankan ke daerah, mengingat terbatasnya kemampuan anggaran pemerintah daerah dalam pos belanja pegawai.

Hal ini berpotensi menghambat program pembangunan daerah, karena belanja pegawai rata-rata sudah di atas 50 persen APBD. (jpnn/fajar)


Persib Bandung Tatap Barito Putera dengan Kepercayaan Diri Tinggi
Sumber:  Tribun Jabar
Kamis, 21 November 2019 08:44

Dikatakan Robert Alberts, Barito Putera akan datang dengan pelatih dan sejumlah pemain baru.

Pemotor Ramai-ramai Lawan Arah hingga Terganjal Bus, Sopir Mobil Pantang Mundur meski Diteriaki
Sumber:  Tribun Lampung
Kamis, 21 November 2019 08:43

Sopir bus pun bergeming pantang mundur meski diteriaki dan diklakson puluhan penmotor berkali-kali.

Kompetisi Berlalu, Pemain Martapura FC Diliburkan, Musim Depan Tergantung Manajemen
Sumber:  Banjarmasin Post
Kamis, 21 November 2019 08:43

Pelatih Martapura FC Frans Sinatra Huwae mengatakan para punggawa Macan Gaib sudah dibubarkan dan kembali ke tempat asal mereka.

Sempat Diwarnai Kericuhan, Persela Lamongan Petik Kemenangan dari Badak Lampung FC
Sumber:  Merdeka
Kamis, 21 November 2019 08:43

Sempat diwarnai kericuhan di tengah laga, Persela Lamongan tetap berhasil meraih kemenangan pada laga lanjutan Shopee Liga 1. Menghadapi Badak Lampung FC di Stadion Surajaya, Rabu (20/11), Persela Lamongan menang tipis 1-0.

<< < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > >>